SUBANG PANTURA GivalNews.com Sidak komisi 3 (tiga) DPRD SUBANG bersama Kadis LH (Lingkungan Hidup),ke PT.HUI di Desa Wanakerta, kecamatan Purwadadi, kabupaten Subang, Jawa Barat,Senin 04/05/2026.
Dalam sidak komisi tiga DPRD SUBANG bersama LH Subang,mengenai batas teritorial penampungan air bagi pesawahan para petani yaitu situ citapen,sidak tersebut karena adanya keluhan melalui media sosial.
Menurut DPRD subang komisi tiga,o’ing Abdurohim,menyampaikan,,,,,”kami pertama kunjungan ke wilayah kecamatan Purwadadi khususunya desa Wanakerta, terkait dengan viralnya di mediasosial tentang pembangunan perusahaan yang disinyalir memakan lokasi situ yaitu situ citapen, Alhamdulillah hari ini kami mengunjungi lokasi tersebut dan dalam kunjungan ini kami masih harus menempuh ke steakholder yang lain,yaitu BPN,BBWS,PJT juga pihak pengembang”ujar komisi tiga DPRD subang,o’ing Abdurohim.

Sidak tersebut tampak hadir aparat setempat,pemerintahan desa, kecamatan juga pihak yang bersangkutan mengenai pembangunan perusahaan PT.HUI yang mendirikan bangunan perusahaan percis di bibir situ citapen Purwadadi.
Komisi tiga DPRD subang,Hendra Bo’eng,Menanbahkan ,,,”menurut saya,,melihat kondisi alam sekarang ini pegangan saya regulasi yang dikeluarkan oleh provinsi juga pusat,bahwa sempadan itu 50 meter dari wilayah dan sekarang ini sudah terjadi,kalau dibongkar sangat kecil kemungkinannya,nah,,,oleh karena itu kita akan mendorong pemerintahan daerah bagaimana pemerintah daerah bisa komunikasi kepada perusahaan tentang kompensasi,dimana kompensasi tersebut supaya situ tersebut bisa diperbaiki atau dinormalisasi/dikeruk agar kebutuhan air bagi masyarakat terpenuhi apalagi situ citapen tersebut untuk mengairi pesawahan yang ada di kecamatan Purwadadi,oleh karena itu kita akan mendorong pemerintahan daerah untuk menarik ke perusahaan tentang kompensasi untuk normalisasi juga memperbaiki simpulan supaya kebutuhan air terpenuhi’,tandas komisi tiga DPRD subang,,,Hendra Bo’eng.

Hasil Sidak tersebut masih dalam proses untuk mencari dan mengumpulkan steakholder yang bersangkutan terutama pemerintahan daerah dengan perusahaan PT.HUI tersebut.
Perdebatan kecil tejadi,tetapi masih dalam kondisi aman dan khondusif,,,,, Cicay
