Dampak Kemarau Saluran Mengering dan Pendangkalan Parah di Blanakan Produksi Ikan Anjlok

Subang ,givalnews.com – Dampak kemarau panjang sejak tiga bulan menyebabkan sejumlah saluran air di Pantura Blanakan Kabupaten Subang Jawa barat kekeringan dan Pendangkalan Parah

Para petani tambak yang memiliki tambak udang dan bandeng merugi karena produksi ikan anjlok bahkan tak sedikit terancam gagal panen.

Saluran air areal tambak alami kekeringan terparah Di Areal tambak Desa Muara ,puluhan kilo meter saluran air di areal tambak di wilayah ini mengalami kekeringan.dan retak retak
Selain kekeringan di saluran ini terjadi pendangkalan parah .

Akibat kekeringan di saluran air pasokan air ke tambak minim sehingga pertumbuhan udang dan ikan bandeng milik petambak tumbuh tidak normal karena kekurangan pasokan air hingga petambak merugi produksi ikan anjlok

Untuk menghindari kerugian yang lebih besar petani tambak lakukan panen dini meski bandeng dan udang tumbuh kerdil ungkap Darsono (40) salah satu petani tambak Desa Muara.

Dikatakan Darsono , dalam kondisi tambak normal, petani tambak khususnya untuk ikan bandeng dalam sekali panen dapat meraih keuntungan hingga Rp 5 juta dengan ukuran dua hektar yang mereka kelola.

“Namun, sejak terjadinya kemarau panjang dan saluran air mengalami kekeringan dan pendangkalan penghasilan mereka anjlok 60 prosen bahkan tak sedikit , petani tambak tidak punya penghasilan, bahkan harus kerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari katanya.

Darsono pun menambahkan , hampir setiap tahun, kekeringan akibat musim kemarau selalu saja menjadi petaka bagi petani tambak di Desa Muara yang lebih parahnya lagi kondisi saluran tambak dalam dua tahun terakhir belum dilakukan normalisasi oleh dinas terkait padahal , petani tambak selama ini untuk meningkatkan produksi ikan hanya mengandalkan air pasang untuk mengairi lahan tambaknya.

“kita sebagai petani tambak minta dinas terkait segera menormalisasi sejumlah saluran tambak yang ada di wilayah areal tambak Desa Muara karena usaha budidaya tambak merupakan usaha satu satunya warga yang sudah turun temurun ” Harapnya .

Dengan adanya dampak kemarau yang mengakibatkan kekeringan di sejumlah saluran tambak di Desa Muara Sekertaris KPD Mina Karya Bhakti Desa Muara Muhammad Hamdani kepada Media Sabtu 5/10/24 mengatakan persoalan sejumlah saluran di areal tambak saat ini alami kekeringan dan pendangkalan hebat pihaknya telah mengambil langkah dengan mendatangi lokasi saluran tambak kering dan menginventarisir untuk di laporkan ke dinas terkait

“kami pihak koperasi selain mendatangi lokasi juga mendata sejumlah saluran air tambak kering dan telah kami laporkan ke Dinas terkait”ucapnya

Dengan adanya saluran air areal tambak yang kekeringan dan alami pendangkalan dampak musin kemarau panjang berpengaruh kepada pasokan ikan ke pelelangan karena minimnya pasokan ikan dari petambak ke pelelangan

“pasokan ikan tambak ke pelelangan anjlok hingga 60 prosen saat ini hanya 80 kilo gram padahal ketika cuaca normal bisa mencapai 2 Kwintal ikan dan udang “ujarnya

Dengan anjloknya pasokan ikan dan udang dari petambak ke pelelangan ikan dampak kemarau panjang berpengaruh pada produksi ikan di para petambak yang saat ini banyak petambak yang merugi produksi turun bahkan petambak tak sedikit yang gagal panen
“Kami minta dinas terkait untuk segera menormalisasi saluran air di lokasi tambak karena dengan keringnya saluran air dan pendangkalan yang parah berdampak pada merosotnya produksi ikan dan udang serta anjloknya penghasilan petambak yang kian hari kian merugi “ungkap Hamdani

Pewarta : Agus H.

Editor     : Uta

Copyright © 2024 Givalnews.com | All Right Reserved.