SUBANG PANTURA,GivalNews.com – Danramil 0507/Pabuaran beserta Personilnya menghadiri apel yang digelar di halaman Kantor Camat Kecamatan Patokbeusi jumat 05/12/2025.
Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung khidmat hingga selesai.

Kegiatan apel tiga pilar dalam rangka siaga bencana tingkat kecamatan Patokbeusi tahun 2025 yang di pimpin oleh Camat Patokbeusi Drs.Aep Saepudin Sobandi.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Danramil 0507/Pabuaran Kapten Inf Odiyarto, Kapolsek Patokbeusi diwakili Kanit Provost Aiptu Dadan R.,Para Kepala UPTD Kecamatan Patokbeusi
Anggota Koramil 0507/Pabuaran ,Anggota Polsek Patokbeusi ,Para Kepala Desa Sekecamatan Patokbeusi
Satpol PP,Anggota Linmas ,Para Nakes PKM Patokbeusi dan PKM Rancabango serta Anggota Pramuka.

Dalam sambutannya, Camat Patokbeusi menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Intensitas hujan yang tinggi perlu di waspadai dalam mengantisipasi bencana alam, untuk itu apel tiga pilar tingkat kecamatan ini untuk siap siaga bencana,” ungkapnya.

Responsif dan Antisipatif: Kunci utama dalam menghadapi bencana adalah semangat “Raja Obos” (Responsif, Adaptif, Jitu, Antisipatif, Optimis, Berani, Objektif, dan Sinergis), yang mencerminkan pentingnya tindakan cepat dan terencana.
Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh undangan sebagai bentuk komitmen bersama membangun kesadaran dan kesiapan masyarakat.

Ditempat yang sama Danramil 0507/Pabuaran Kapten Inf. Odiyarto menegaskan kami menyambut baik Apel Siaga Bencana Tingkat Kecamatan Patokbeusi Tahun 2025 ini dan kami mohon dukungan dari seluruh pihak, baik dari rekan-rekan forkopincam dan seluruh pihak terkait untuk merapatkan barisan, meningkatkan kolaborasi dan koordinasi lintas sektor antar instansi serta partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam upaya pencegahan dan mitigasi, koordinasi secara terpadu tegas Danramil 0507/Pabuaran.

Kapten Inf Odiyarto menyampaikan bahwa TNI siap bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan masyarakat dalam mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi.
Ia menilai, kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat koordinasi dan soliditas antar unsur terkait.
Diharapkan, melalui kegiatan ini masyarakat semakin tanggap dan sigap menghadapi berbagai potensi bencana di wilayahnya.
