GARUT,givalnews.com – Kepala Desa Gunamekar Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut, Evie Eryani memberikan sambutan hangat dan penuh etika kepada beberapa Media yang melakukan kunjungan ke kantor desanya, Rabu (4-9-2024).
Dalam pertemuan tersebut, Evie menunjukkan sikap yang sangat ramah dan santun, mencerminkan komitmennya dalam menjaga hubungan baik dengan semua pihak, termasuk media, adapun, Evie memandang, apabila ada pemberitaan yang kurang tepat mengenai etika dirinya, hal tersebut mungkin disebabkan oleh miskomunikasi.
“Setiap kali ada tamu yang datang, saya selalu berusaha untuk menyambut dengan ramah dan santun, apalagi sebagai kepala desa, ini adalah tanggung jawab saya untuk menjaga martabat desa dan masyarakat,” ujarnya.
Evie menekankan, bahwa keterbukaan dan sikap baik terhadap semua tamu, termasuk awak media, adalah prioritasnya dalam menjalankan tugas sebagai kepala desa. Hal ini dilakukan untuk menciptakan suasana yang harmonis dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Desa Gunamekar.
“Kiranya dengan pendekatan yang penuh etika dan keramahan, saya berharap dapat terus memperkuat hubungan yang baik dengan media serta bisa menjaga nama baik desa yang dipimpinnya,”jelasnya.
Ketua Ormas Gemantara Ekcam Bungbulang, Hendi Heryana angkat bicara, pihaknya merasa bangga melihat sikap Kepala Desa Gunamekar yang memimpin desanya dengan penuh dedikasi, pihaknya sebagai Kepala Desa bisa bekerja keras untuk kemajuan desa, selalu menjaga hubungan baik dengan warganya dengan sikap yang ramah, sopan, dan beretika.
“Sebagai warga Desa Gunamekar yang juga aktif di Ormas dan Jurnalis Gemantara Jawa Barat, saya sangat menekankan pentingnya keakuratan informasi, sebelum berita dipublikasikan, sangat penting untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada Kepala Desa atau pihak terkait lainnya,”ujar Hendi Heryana disela pertemuan di kantor Desa Gunamekar.
Ditambahkan Hendi, bahwa pentingnya konfirmasi dalam berita sangatlah penting, untuk menghindari kesalah pahaman dan penyebaran informasi yang tidak akurat.”Saya mengingatkan bahwa berita yang tidak ada konfirmasi bisa menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan berdampak buruk terhadap hubungan antara warga dan pemerintah desa,”Pungkasnya.(Asep H).
