Mau Ambruk : Jembatan Gantung Tanjungtiga Ditutup Total

SUBANG UTARA,GivalNews.com – Hari ini Jum’at, 23 Januari 2026 jembatan gantung yang menghubungkan Desa Tanjungtiga dan Desa Muara Kecamatan Blanakan resmi ditutup oleh aparat Desa Tanjungtiga disaksikan Babinmas, Satpol PP dan masyarakat setempat.

Penutupan jembatan gantung tersebut dilakukan oleh Kepala Desa Tanjungtiga dan Kepala Desa Muara setelah ada urun rembug disaksikan sejumlah intansi, dari Kepolisian, Satpol PP, Danramil Ciasem dan ditijau langsung oleh Kabid Jembatan PUPR Pemkab Subang, Jum’at, 23 Januari 2026 sekira pukul 09.30wib, dikawal UPTD PUPR wilayah IV Ciasem, Danramil 0506 ciasem, Camat Blanakan, Kanit Sabhara Polsek Blanakan dan tokoh masyarakat anggota DPRD Subang periode lalu Khoerul Anwar yang akrab dipanggil Bobi.

Menurut Kepala Desa Tanjungtiga, H.Syukur, tindakan penutupan jembatan gantung satu-satunya jalan lintas masyarakat Desa Tanjungtiga kearah kecamatan Blanakan via Desa Muara dan Langgensari karena apabila jembatan tersebut tidak segera ditutup akan membahayakan pengguna jembatan yang kondisinya memprihatinkan, yakni jembatan dihawatirkan ambruk terbawa arus sungai yang mulai meluap.

“jembatan ini bahaya digunakan karena aboutmen atau pondasi tiang pancang jembatan gantung hampir ambruk terkena abrasi, akibat badan sungai mengalami abrasi, intensitas air sungai Muara meluap mengancam robohnya tanggul,”jelas Kades Tanjung Tiga.

Kades Tanjungtiga mengharapkan, agar pemerintah kabupaten Subang segera memperbaiki jembatan gantung tersebut, karena apabila tidak segera diperbaiki transportasi masyarakat dan anak sekolah akan terhambat, karena jembatan tersebut satu-satunya jalan lintas yang paling dekat menuju kantor kecamatan Blanakan.

Selain itu, dibeberkan Kades Tanjungtiga, bahwa sebetulnya ada jembatan permanen telah 11 tahun mangkrak, yang mana jembatan sepanjang sekira 240 meter saat ini baru terpasang aboument dan gelagar jembatan sekira 130 meter, sisanya masih sekira 110 meter belum ada kegiatan lanjutan.

“Yah itu jembatan permanen telah sebelas tahun hanya gitu-gitu juga, diharapkan pemkab Subang atau pemprov Jabar bisa menyelesaikan jembatan permanen tersebut yang telah 11 tahun mangkrak,”harapnya.

Sebelumnya upaya yang telah dilaksanakan Kepala Desa Tanungtiga dan Kepala Desa Muara dikawal Camat Blanakan pernah mendatangi kantor PUPR Subang yang pada saat itu diarahkan kepada Kabid Jembatan PUPR pemkab Subang direspon baik dan akan menjadi prioritas pembangunan.(red).

 

Copyright © 2024 Givalnews.com | All Right Reserved.