Pejabat Subang Cuek, Gubernur Jawabarat Urungkan Bangun Jembatan Serang Panjang Subang

SUBANG,GivalNews.com – Dinilai pemkab Subang tidak ada keseriusan untuk menjaga lingkungan serta tidak menindak pengusaha batu split di Kasomalang ahirnya Gubernur Jawabarat urungkan pembangunan jembatan Serang Panjang, dan Gubernur merintahkan agar pemkab Subang untuk bangun dan anggarkan sendiri dari APBD Subang.

Hal tersebut diketahui dari unggahan video KDM chanel yang berdurasi 29:50 menit di portal Youtub, pada saat itu Gubernur Jawabarat melakukan operasi malam berkunjung ke lokasi produksi batu sprit milik PT.ARGO yang dinilai illegal, bahkan perusahaan tersebut telah di police line, namun masih produksi dan terjadi traksaksi jual beli dan para sopir angkutan bergerak pada malam hari, rata-rata para sopir mengaku kucing-kucingan dengan aparat.

Dengan tegas Gubernur Jabar mengurungkan pembangunan jembatan Serang Panjang senilai 6,5m, pada malam tersebut langsung telepon Sekda Subang untuk menyampaikan sikap tegasnya bahwa Gubernur mengurungkan pembangunan jembatan Serang Panjang karena mulai dari Kepala Desa, Camat, Aparatur dan Bupati Subang yang dinilai cuek terhadap daerahnya seperti masih produksinya batu sprit PT.Argo dibiarkan terus berproduksi.

“Ini bagian dari sikap saya sebagai Gubernur, saya tidak akan mengeluarkan anggaran kedaerah apabila pemerintahnya tidak ada keinginan untuk menjaga lingkungan dan jalan yang dibangun oleh pemprov, maka saya urungkan untuk membangu jembatan Serang Panjang,”tegas Gubernur.

Dan Gubernur Jabar via telepon memerintahkan kepada pihak PUPR Jabar untuk mengurungkan pembangunan jembatan Serang Panjang, dan pihak PUPR siap untuk mematuhi perintah Gubernur,”siap laksanakan pak,”ujar Agung PUPR Pemprov Jabar.

Sikap tegas utamanya, produksi batu split yang dikelola oleh PT.Argo untuk ditutup selamanya dan pengelolanya akan dipidanakan, karena sudah beberapa kali di police line masih bandel.

Diahir kegiatannya, Gubernur Jabar memerintahkan kepada 7 sopir truck besar dan 19 sopir truck kecil yang mobilnya telah terisi batu split untuk diturunkan lagi, dan masing-masing sopir mendapatkan uang kerohiman mulai dari Rp.500ribu s/d 1 juta, demikian pula para pekerja PT.Argo pun mendapatkan uang kerohiman.(red).

Copyright © 2024 Givalnews.com | All Right Reserved.