SUBANG PANTURA, GivalNews.com -Kepala UPTD pengelolaan pertanian Haris Ismail.,STP., MM, bersama Danramil 0507/Pabuaran serta Kepala Desa Ciberes dalam kegiatan Farmer Field Day (FFD) menunjukkan adanya kolaborasi antara pemerintah Kecamatan dan pemerintah desa dalam pemberdayaan petani dan peningkatan sektor pertanian di tingkat Desa.
Dalam hal ini Kepala UPTD pengelolaan pertanian Haris Ismail.,STP., MM, melaksanakan kegiatan Farmer Field Day (FFD) atau Hari Temu Lapang Petani, sebagai puncak dari rangkaian kegiatan Sekolah Lapang Tematik DAK Non Fisik Tahun 2025,senin 08/12/2025 bertempat di saung meeting Poktan Cikalbakal.
Dengan menghadirkan narasumber PT. Maxxi yang memberikan pemahaman teknis mulai dari pengenalan teknologi drone, manfaat dalam efisiensi usaha tani, hingga praktik operasional di lapangan.
Dengan pemanfaatan teknologi modern, diharapkan para petani secara lebih efektif dan produktif dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.
Kepala UPTD pengelolaan pertanian Haris Ismail.,STP., MM, dalam paparanya , kegiatan sekolah lapangan tematik diikuti oleh kelompok tani se-Kecamatan Patokbeusi dengan komoditas utama tanaman padi.
Dalam kegiatan ini, para petani belajar pengenalan teknologi drone, serta sistem pertanian ramah lingkungan sebagai solusi menuju pertanian berkelanjutan dan menjaga ekosistem tanah.

Haris menambahkan Peningkatan PKS (Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan): Sekolah lapang bertujuan untuk meningkatkan PKS petani, sehingga mereka dapat menjadi petani yang lebih maju, mandiri, dan modern.
Melalui kegiatan ini, diharapkan petani memanfaatkan drone pertanian, dengan penyemprotan di area sawah dapat dilakukan dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan metode manual.
Lebih lanjut, Haris Ismail mengatakan kegiatan FFD bukan hanya sekadar ajang temu lapangan, tetapi juga menjadi momentum untuk berbagi pengalaman antar petani, memperkuat jejaring antar pelaku pertanian, serta mempertemukan petani dengan pihak swasta, peneliti, dan pemerintah.
“Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern,” ungkap Haris.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa sektor pertanian kini menghadapi tantangan besar, mulai dari perubahan iklim, keterbatasan sumber daya, hingga fluktuasi harga pasar.
Namun dengan semangat inovasi, penerapan teknologi tepat guna yakni melalui drone dan kerja sama antara pemerintah, penyuluh, serta petani, tantangan tersebut dapat diubah menjadi peluang kemajuan.
Di akhir materi Haris Ismail STP., MM, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh penyuluh, kelompok tani, dan peserta yang telah bekerja keras hingga kegiatan ini berjalan sukses.
“Semoga kegiatan Farmer Field Day ini membawa manfaat besar bagi kemajuan pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, dan kemandirian pangan di wilayah Kecamatan Patokbeusi kita tercinta.

Ditempat yang sama Danramil 0507/Pabuaran Kapten Inf. Odiyarto mengatakan Kegiatan Sekolah Lapang (SL) ini merupakan program dukungan Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi jawa Barat.
Danramil juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pertanian Kabupaten Subang dan UPTD Pengelolaan Pertanian Patokbeusi.
Dimana Pertanian Kecamatan Patokbeusi telah melaksanakan berbagai persiapan untuk menyukseskan kegiatan SL ini.
Senada Kepala Desa Ciberes H. Asep Anjar Hudaya yang akrab disapa H.Anting berharap, sosialisasi ini dapat membantu para petani di desa Ciberes umum nya petani Kecamatan Patokbeusi sehingga bisa menjadi petani yang sejahtera.
Turut hadir Kepala UPTD pengelolaan pertanian Haris Ismail.,STP., MM,Kades Ciberes,koordinator penyuluh, penyuluh, PT Maxxi. Pungkasnya (Uta)
