PANTURA – GivalNews.com – Diharapkan petani Kabupaten Subang untuk menjual gabahnya kepada Bulog, sebab sampai saat ini Bulog masih kekurangan bahan baku beras (padi) untuk memenuhi quota kebutuhan penyediaan pangan nasional (PPN).
Hal tersebut diungkapkan Kepala Gudang Bulog Tanjung Rasa Patokbeusi, Muhammad Nurjaya, disela kegiatannya di Gudang Filial Tanjungrasa, bahwa ketersediaan beras Bulog Cabang Subang dari sebesar 140 ribu ton belum terpenuhi semuanya, maka dari itu guna mendukung ketersediaan beras nasional diharapkan para petani jangan menjual padinya kepihak luar, akan tetapi untuk menjualnya ke Bulog.
“Saya harapkan petani ketika musim panen jangan menjual padinya kepihak luar, apalagi bandar dari luar daerah, sebaiknya dijual ke Bulog agar ketersediaan beras di Kabupaten bisa terpenuhi, dan sekaligus bersama Bulog untuk mendukung pemerintah dalam penyediaan pangan nasional,”harap Nurjaya disela kontrolingnya digudang Bulog Filial Tanjungrasa, Kamis (07-08-2025).
Kenapa Bulog butuh padi hasil panen petani, Nurjaya menjelaskan bahwa Bulog cabang Subang, hususnya gudang Tanjungrasa masih kekurangan pasokan beras, sehingga dari sebanyak 11 gudang, diantaranya 1 gudang induk dan 10 gudang filial yang tersebar disejumlah kecamatan yang kapasitasnya 14 ribu ton belum terpenuhi semuanya.
Setidaknya dari kebutuhan beras Bulog cabang Subang yang mencapai 42 ribu ton, kiranya gudang bulog Tanjungrasa bisa memenuhi beras sebanyak-banyaknya agar kebutuhan Bulog cabang Subang bisa terpenuhi.
“Tentunya Bulog masih memerlukan padi hasil panen petani, agar pada musim panen musim ini pihaknya masih kekurangan beras, namun apabila sokongan padi dari petani bisa dilakukan tentunya Bulog Cabang Subang bisa memenuhi sebagian quota cadangan beras nasional,”jelasnya.(red).
