SUBANG,Givalnews.com – Statement Bos Limbah Karawang, H.Toha mendapatkan reaksi keras dari sejumlah element masyarakat yang mengatas namakan Presidium Karawang hudang dengan mengirimkan surat kesejumlah organisasi yang adadi Kabupaten Karawang.
Surat yang didapat Redaksi dari group WA tetangga pada hari Selasa 6-8-2024 sekira pukul 20.00 wib, dalam surat presidium tersebut tertuang dalam kop surat Presidium Karawang Hudang, berlogo bulat bergerigi yang didalamnya ada kalimat “Geus Waktuna Kudu Turun Warangka” (sudah waktunya harus turun serangka) dengan perihal Seruan hudang (seruang bangun).
Surat tersebut ditujukan kepada sejumlah organisasi yang jumlahnya 16 organisasi terdiri dari Ormas. OKP, Forum, Yayasan dan yang ke 17 ditujukan kepada masyarakat umum lainnya yang merasa dan rumasa orang karawang.
Dalam isi surat suratnya, presidium menegaskan dan mengajak kepada sejumlah pihak untuk hadir pada Kamis, 8 Agustus 2024 pukul 09.00 wib, dalam tema Deklarasi Karawang Hudang (Bangun) tempat lapang Karang Pawitan Pemda Karawang, berpakaian warna hitam dan dilarang membawa/memakai atribut partai politik baik calon Bupati maupun calon Gubernur.
Undangan presidium terjadi, karena adanya beredarnya ucapan yang mengenakan, menimbulkan ujaran kebencian serta mengandung provokatif dimedia social yang dilakukan oleh oknum yang mengatas namakan orang Madura diantaranya mengucapkan “Karawang akan banjir darah” akan disamakan dengan sampit, dipastikan tujuh turunan dan bahasa-bahasa lainnya yang provokatif .
“Mesnsikapi hal tersebut kami dipandang perlu mengambil sikap dan langkah-langkah strategis melaporkan kepada APH atau langkah-langkah lainnya. Maka dengan ini kami mengundang semua elemen masyarakat yang mencintai dan memiliki harga diri sebagai orang karawang,”tulis dalam surat presidium tanggal 5 Agustus 2024 An. Presidium Karawang Hudang yang ditanda tangani oleh Nace Permana SE, M.I.Kom.
Untuk mengkonfirmasi perihal tersebut Redaksi kesulitan, karena pihak yang mengirimkan surat di group WA pun mendapatkan dari group WA di Karawang yang diteruskan ke group WA di Subang.(red).
