Kepentingan Teknis Terkesan Jadi Korban Kepentingan Politis

SUBANG,Givalnews.com – Menyoal jalan penghubung antar Kabupaten (Subang-Karawang) yang ada di wilayah Desa Rawamekar diduga menjadi korban politis, yang pada ahirnya pembangunan skala prioritas terabaikan dan PUPR Subang tidak bisa berkutik.

Kenapa kepentingan teknis terkesan kalah oleh kepentingan politis, seperti terjadi dengan mangkraknya jalan penghubung kabupaten (Subang-Karawang) yang sampai saat ini dibiarkan rusak parah, LPA, LPB dan pelapis jalan terkikis habis akan tetapi tidak menjadi target pembangunan skala prioritas.

Seperti diungkapkan oleh masyarakat Desa Rawamekar yang notabenenya masyarakat biasa, namun sudah bisa menilai atas kepedulian wakil rakyat yang dipandang hanya mengalokasikan pembangunan jalan lebih banyak ditempatkan didesa-desa, sedangkan kerusakan jalan di Desa Rawamekar yang sejak Bupati Eep Hidayat jalan itu sudah rusak dan pada saat ini tambah rusak, tambah parah, tambah berdampak kepada pengguna jalan kecelakaan.

“Saya orang sini lho pak, jalan rusak ini didepan rumah saya, mata saya masih normal, lika-liku lalulintas disini saya mengetahui dan menyaksikan apabila ada pengendara jatuh karena berebut jalan, makanya saya heran pak dewan di Blanakan ada tiga orang, kok tega ya gak perhatikan jalan ini,”ucapnya dengan logat jawanya.

Dikritisi pula oleh Ketua LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) Subang, Boy Salim mengungkapkan bahwa jalan tersebut hamper 20 tahun rusak dan tambah rusak pula saat ini, karena sebelumnya hanya beberapa titik yang rusak kini menjadi tambah rusak bahkan badan jalan sudah tidak nampak lagi dikarenakan tiap tahunnya tidak pernah ada perawatan jalan.

“Saya sepakat dengan Ketum LSM Gival Dauscobra, apabila tahun ini jalan tersebut tidak diselesaikan kami akan patungan untuk membangun jalan tersebut, jalan itu pasti selesai, investor saya sudah siap sokong dana begitupun investor Dauscobra sudah sangat siap,”ungkap Boy Salim.

Diharapkan, lanjut Boy Salim, gerakan Dauscobra harus lebih kencang dari aksi jalan Rancabango, karena disini ada 3 anggota DPRD Subang yang terkesan hanya mementingkan kantong-kantong politiknya dari pada memprioritaskan jalan penghubung kabupaten tersebut.

“Gerakan Rancabango Dauscobra hanya LSM nya didukung anggota, kali ini ada saya, jika PUPR dan anggota dewan tidak memprioritaskan jalan Rawamekar kita unras bareng-bareng, kita aksi bangun jalan bareng-bareng pula,”Ajak Boy Salim.

Ketua LSM GIVAL, Dauscobra lebih semangat adakawan LSM untuk peduli jalan penghubung kabupaten di Rawamekar, dan sudah sepakat gerak bareng dan membangun bareng jalan rusak tersebut, cuman Duscobra mengingatkan anggota DPRD Subang hususnya yang ada di kecamatan Blanakan agar saat ini serius tekan pemkab Subang untuk menyelesaikan jalan rusak Rawamekar yang tersisa sekira 450 meter.

Dauscobra meminta untuk saat ini anggota DPRD Subang H. Karya dari fraksi Golkar, Suratno dari fraksi PAN dan H. Adik dari fraksi PDIP agar menunda dulu kepentingan politisnya dan harus lebih peduli kepada kepentingan umum, yakni jalan Rawamekar harus selesai tahun ini.

“Anda bertiga lebih tahu, anggaran rutin PUPR ada ploting bangun jalan Rawamekar yang tidak cukup, gunakan pokok pemikiran (Pokir) anda untuk kepentingan umum, tunda dulu kepentingan politismu yang menggerus kepentingan teknis, dan PUPR terbelenggu oleh kepentingan politis kalian,”pinta Dauscobra.

Tambahkan anggaran Pokir kepada pembangunan yang lebih krusial, diyakini PUPR bukan lembaga bodoh yang tidak bisa merencanakan pembangunan dengan skala prioritas, akan tetapi ada dugaan rencana pembangunan yang diploting PUPR sesuai analisanya akan kalah karena ada tekanan, lebih tepatnya ada kepentingan politis untuk menina bobokan massa pemilihnya para anggota DPRD.

”Saya hanya menginginkan kepedulian anggota DPRD Subang adanya jalan rusak di Rawamekar, apakah anda tidak malu belasan tahun jalan rusak tersebut menjadi sorotan masyarakat Karawang, ya paling tidak malu kepada diri sendiri sebagai wakil rakyat yang tidak respek kepada jalan lintas Kabupaten,”pungkasnya.(Uta).

Copyright © 2024 Givalnews.com | All Right Reserved.