Diduga Pengurus FKGN Potong Honor Guru Ngaji

SUBANG UTARA GivalNews.com- Perlunya pengawasan,ketransfaransian juga pungutan pembuatan Gedung FKGN (Forum Komunikasi Guru Ngaji) di kabupaten Subang-Jawa Barat,Rabu 28/10/2026.

 

Hasil dari temuan instruksi perihal penting melalui media sosial chat WA juga voice not bahwa,,”Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,,,perihal penting,,,!!instruksi dari BUNDA RATU dan hasil musyawarah pengurus box,,,PERIHAL PERESMIAN GEDUNG FKGN,,,sehubungan akan diresmikan pada tanggal 28/10/2026,MEMINTA kepada semua anggota agar bisa berkontribusi pada acara tersebut,salah satunya untuk setiap anggota dipinta 30 rb dan paling lambat hari Sabtu 24/10/2026 sudah terkumpul dan dimohon kerjasamanya kepada SEMUA KORDES FKGN SUBANG,,,terima kasih”, instruksi yang sepintas adanya penekanan.

 

Siapakah itu BUNDA RATU,,,,,,???

 

Di lihat dari beberapa informasi penting terkait honor guru ngaji/FKGN di Subang,penerima anggaran pada akhir November 2025,Pemkab Subang menyalurkan anggaran honorarium dengan total Rp.9,6 miliar bagi 8.000 tenaga keagamaan yang terdiri dari:1.FKGN 3.000 penerima,2.FKDT 3.000 penerima,3.FTHMI 2.000 penerima, honor atau insentif tersebut disalurkan langsung melalui rekening bank BJB masing-masing penerima.

 

Hal diatas menjadi polemik dari guru ngaji yang berada di paling bawah, bahwasanya,,,”Honor atau insentif guru ngaji per enam bulan menerima Rp.600 rb dipotong Rp.120 rb lalu dipotong untuk persyaratan pengajuan Rp.20 rb,bersih yang diterima guru ngaji per enam bulan sebesar Rp.460 rb”,miris terdengarnya.

 

Apalagi dari hasil temuan pembangunan gedung FKGN Subang,guru ngaji dipinta Rp.50 rb untuk pembangunan gedung FKGN dan mirisnya lagi,untuk peresmian dipinta lagi Rp.30 rb per guru ngaji.

 

Jasa sangat bermakna,janganlah jadikan pendidikan ke Agamaan dijadikan proyek semata,,,,(Red)

Copyright © 2024 Givalnews.com | All Right Reserved.