SUBANG UTARA, GivalNews.com – Harapan masyarakat agar Portal yang ada di Jembatan Sukamantri dibongkar dihalang-halangi oleh tokoh masyarakat dan Kepala Desa Tambakjati, menurutnya ketika Portal tersebut dibongkar jembatan akan cepat rusak pun lemahnya kontruksi jembatan menjadi alasannya.
Pupus sudah harapan masyarakat Desa Tambakjati dan Desa Cicinde Selatan yang menginginkan agar Portal jembatan Sukamantri dibongkar atau diperlebar atau dibuka penghalang atasnya agar kendaraan yang melintasi jembatan tersebut dengan leluasa tanpa ada hambatan apapun, namun tidak diharapkan oleh tokoh masyarakat dan Kepala Desa Tambakjati.
Menurut tokoh masyarakat Desa Tambakjati dan Kepala Desa Tambak Jati ketika ditemui dikantor Desa Tambakjati tidak mengharapkan potal tersebut dibongkar karena hawatir jembatan tersebut akan cepat rusak dan ada kontruksi yang lemah yang dihawatirkan jembatan tersebut ambruk apalagi dengan rusaknya tiang pancang yang tidak sesuai.
“Jembatan tersebut dipasang portal untuk pemeliharaan agar jembatan tidak cepat rusak, apalagi dengan kondisi kontruksi jembatan ada yang tidak sesuai ukuran, tiang pancangnya rusak, pondasinya sudah ditambal dan ketika dilewati mobil jembatannya bergoyang,”ujar tokoh masyarakat Desa Tambakjati yang notabenenya mantan anggota DPRD Subang dari praksi Demokrat, H. Ahmad Rijal diiyakan oleh Kepala Desa Tambah Jati.
Kalau tidak percaya mari kita cek bareng, dilanjutkan H.Ahmad Rizal, ketika dilakukan pengecekan ke lokasi jembatan dibarengi Kepala Desa Tambakjati, aparatur Desa dan sejumlah Kepala Dusun, H. Ahmad Rijal menunjukan beberapa kontruksi jembatan yang menurutnya rentan cepat rusaknya jembatan apabila tidak dipasang Portal.
“Silahkan cek sendiri, silahkan turun ke bawah dan foto tiang pancang yang ditengah dan pondasi yang ditambal,”unjuk H.Ahmad Rijal.
Tidak sampai disitu, H Ahmad Rijal juga mempersoalkan tanda tangan masyarakat yang menurutnya ada sekelompok orang diduga memalsukan tanda tangan masyarakat sehingga yang bersangkutan langsung cek kemasyarakat Dusun Dadut sambil membawa dokumen tanda tangan masyarakat,
”Kalau terbukti tanda tangan masyarakat ini ada yang memalsukan saya akan memprosesnya, karena saya menduga ada sekelompok orang yang ingin portal jembatan Sukamantri dibongkar, bukan atas dasar keinginan masyarakat,”jelas H. Ahmad Rijal sambil melanjutkan pengecekan tanda tangan ke masyarakat.(red).
